Pyzam Blogger Templates , Twitter Backgrounds And Vish Cyber Blog�
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Januari 2013

CARA KERJA LJK

PEMROSESAN LJK dimulai dengan meletakkan setumpuk LJK pada input hopper dan tentunya OMR dinyalakan terlebih dahulu dengan menekan tombol power. Berikutnya sheet guide dirapatkan yang sesuai dengan ukuran lebar LJK, layaknya sheet guide pada alat cetak (printer) biasa.

Jika LJK tidak diatur menggunakan sheet guide dan posisinya tidak tepat, bisa jadi OMR mengalami kemacetan saat bekerja. Berikutnya lagi, status proses akan dimunculkan pada panel operator seperti layar telefon genggam. Untuk memulai proses pemindaian (scan), push button switches di sebelah kiri harus ditekan terlebih dahulu hingga muncul prompt ready.

Proses scan terjadi pada transport bed, kemudian LJK akan keluar dan tertumpuk pada output stacker. Sementara pada panel operator akan menampilkan status scan.

Peletakan LJK pun harus benar, tidak boleh terbalik yaitu timing marks harus pada sisi yang sama dengan panel operator. Proses dapat dihentikan dengan menekan push button switches di sebelah kanan. Di bagian sheet guide terdapat garis batas maksimum tumpukan LJK dalam satu kali proses koreksi. Biasanya tumpukan form tidak lebih dari 200 lembar, karena OMR bisa macet jika tumpukan berlebih.

Lantas bagaimana OMR membaca tanda hitam pensil? Perangkat ini tidak memerlukan kepintaran semacam pengenalan karakter (character recognition) pada perangkat OCR (Optical Character Recognition). Pada OMR, sinar infra merah yang diarahkan pada LJK tidak akan direfleksikan jika mengenai pilihan jawaban yang dihitamkan dengan pensil. Perangkat lunaklah yang berperan untuk mencocokkan posisi jawaban dengan informasi pada LJK.

Informasi jawaban apa saja yang akan diproses perangkat lunak, didefinisikan pada file definisi form. File ini mendefinisikan posisi kolom atau baris jawaban relatif terhadap skunk marks dan timing marks, tipe jawaban seperti angka numerik atau abjad, serta cara baca form yaitu horisontal atau vertikal.

Penggunaan OMR tak hanya sebatas pada pengoreksi ujian tapi juga banyak hal seperti kuesioner, lotere, survei, jajak pendapat sampai dengan aplikasi medis seperti hasil pemeriksaan laboratorium

Semoga apa yang telah kami sampaikan kali ini bermanfaat bagi anda. Dan jangan sampai lupa untuk terus menyimak update informasi menarik lainnya dari SituSaja

Sumber : "CLICK"

MITOS LJK

Bagi yang masih duduk di bangku sekolah, biasanya sih SMP dan SMU ya, pasti sangat akrab sekali dengan lembar jawab komputer. bagaimanapun juga, setiap kali ujian nasional diselenggarakn, pasti akan menggunakan metode ini. Masuk perguruan tinggi pun, masih menggunakan metode lembar jawab ini. Dalam informasi kali ini,akan kami berikan informasi seputar mitos dan cara kerja dari lembar jawab komputer ini. Untuk selengkapnya, silahkan anda simak informasi berikut ini dari SituSaja


* Apakah benar harus menggunakan pensil 2B? Penulis mencoba melakukan scanning form yang telah diisi dengan menggunakan pensil jenis HB dan juga tinta ballpoint sekadar ingin membuktikan kebenarannya. Ternyata isian dengan pensil HB dapat terbaca. Sedangkan isian dengan tinta ballpoint tidak terbaca tapi tidak menyebabkan error. Sebenarnya penggunaan pensil diinstruksikan agar peserta ujian mudah untuk mengganti jawaban, karena pensil mudah dihapus. Sementara ajuran penggunaan pensil 2B karena kualitas penghitamannya lebih tajam dibanding jenis lainnya.

* Mengenai pengisian jawaban yang harus sempurna mengisi bulatan dan tidak boleh lebih dari bulatan, itu tidak sepenuhnya benar. Selama pensil tidak melebar ke area jawaban yang lain, jawaban akan tetap terbaca. Jika sampai melebar ke area jawaban yang lain, akan ada dua jawaban yang terbaca. OMR akan mengembalikan karakter * (asterik) sebagai hasilnya, yang berarti data tidak benar.

* Berikutnya, syarat lain yang biasanya diinstruksikan kepada peserta ujian adalah form jawaban tidak boleh terlipat. Sebenarnya, ketakutan akan terlipatnya kertas tidak perlu dibesar-besarkan. Terlipat sedikit di ujung-ujung kertas bukanlah suatu masalah asal jangan sampai kotor dan berwarna gelap di area utama form yang akan di-scan, karena dikhawatirkan OMR akan menganggapnya sebagai jawaban. Tetapi jika kertas terlipat cukup parah dikhawatirkan akan tersangkut dan menyebabkan kemacetan pada perangkat OMR.

SUMBER : "CLICK"

Senin, 03 September 2012

(UPDATED)Kisi-kisi T.I.K kelas XII T.P 2012-2013(UPDATED)

(UPDATED) UHB-1 TIK KELAS XII T.P 2012-2013 (UPDATED)

Soal :
1. Jelaskan pemrograman Visual Basic ?
2. Jelaskan langkah menjalankan pemrograman Visual Basic ?
3. Tuliskan bagian-bagian yang ada kotak dialog di Visual Basic ?
4. Tuliskan komponen-komponen Visual Basic ?
5. Tuliskan 3 object toolbox yang sering digunakan dalam Visual Basic ?
6. Cara mengubah judul pada objeck Form 1 dari objech Form ?
7. Tuliskn fungsi dari Run, Break, Stop dalam pemrograman Visual Basic ?
8. Tuliskan lengkah menuliskan kode program dalam Visual Basic ?
9. Untuk menjalankan Visual Basic boleh menggunakan menu Run atau menekan tombol fungsi ?
10. Tuliskan kode program untuk form dengan warna latar biru ?

Jawaban :
1. Visual BASIC (Beginners' All-Purpose Symbolic Instruction Code) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk membuat suatu aplikasi dalam Microsoft Windows. Visual BASIC menggunakan metode Graphical User Interface (GUI) dalam pembuatan program aplikasi (project). Bahasa yang digunakan adalah bahasa BASIC yang sangat popular pada era system operasi DOS.

2. 1. Start Program Microsoft Visual Basic 6.0, caranya :
          a. Klik Start Button Windows – klik All Program
          b. Pilih Miscrosoft Visual Studio 6.0 – klik Microsoft Visual Basic 6.0
    2. Pada kotak dialog New Project, pilih tab New - pilih Standard EXE, kemudian Open

3. 1. New : menampilkan daftar pilihan untuk membuat project baru
    2. Existing : untuk browsing dan membuka project
    3. Recent : untuk membuka project yang sering digunakan

4. 1. Menu Bar                 2. Toolbar              3. Toolbox           4. Project Explorer   
   5 Property Window      6. Form Designer    7. Code Window

5. -Label                  -TextBox        -Command Button  -Check Box   
          -Option Button      -Combo Box   -List Box

6. 1. Aktifkan jendela Properties – Form 1
   2. Pilih atribut NAME pada jendela properties(nama form diatas), atau
   3. Pada atribut Caption, gantikan tulisan Form1 dengan kata sesuai kebutuhan anda(nama 
       form dibawah)

7. -Run untuk menjalankan program
    -Break untuk menghentikan program sementara
    -Stop untuk menghentikan program

8. 1. Kode program ditulis dalam code editore. tampilkan code editor dengan cara double 
        klik salah satu objek atau komponen atau tampilkan lewat menu View -> code,
    2. Kemudian tuliskan kode program pada code editor
    3. kemudian jalankan program dengan cara klik toolbar Start atau pilih menu Run >> 
        Start atau tekan tombol F5

9. tekan tombol F5 atau tekan tombol Ctrl+F5

10. Private Sub Form Load ()
     Form1.BackColor = vbBlue
     End Sub

Followlah blog ini sebagai ungkapan terima kasih..
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan penjawaban. kepada Allah saya mohon ampun.

Minggu, 14 Agustus 2011

Kisi-kisi Soal UHB 1 Kelas XI Mapel T.I.K Tapel 2011-2012 Semester 1

Soal kisi-kisi :

Jadwal Ulangan Harian Bersama 1 (UHB 1) SMA Negeri 5 Palembang

Senin, 15 Agustus 2011
Kimia
Pkn
B. Jerman

Matrix Penutup

Terima Kasih Atas Kunjungannya..!!

Pesan Animasi